Motherboard


MOTHERBOARD ZAMAN DULU
Menurut sejarah yang dicatat oleh dunia teknologi, motherboard pertama kali dibuat oleh Steve Jobs dan Wozniak, dua pendiri perusahaan Apple. Saat itu mereka sedang merencanakan mengembangkan Apple I menjadi Apple II namun dengan bentuk yang lebih ringkas.
Motherboard pertama kali dibuat pada tahun 1977, oleh Apple untuk Apple II-nya. Sebagai informasi, dulu komponen-komponen komputer seperti CPU dan memori ditempatkan di satu kartu tersendiri dan dihubungkan dengan kabel-kabel. Tampilannya sangat ruwet.
Karena sangat repot menghubungkan satu komponen PC dengan komponen lainnya, para pengembang produk komputer punya ide untuk membuat satu tempat khusus untuk menampung berbagai periferal komputer. Terciptalah suatu papan lebar yang berisis beragam slot sebagai tempat menyolokkan komponen-komponen PC. Papan itu dinamai motherboard.
Pada pengembang awal dari motherboard adalah perusahaan Micronics, Mylex, AMI, Huppauge, Orchid Technology, Elitegroup, dan DFI. Selain itu, masih ada beberapa produsen moherboard lain dari Taiwan.
Tahun 1980 sampai 1990, penggabungan beberapa fungsi periferal ke dalam moterboard mendorong pencitraan motherboard ke dalam bentuk yang makin ekonomis. Integrasi pertama yang dilakukan adalah dengan menggabungkan slot keyboard, mouse, dan floopy drive, serta port serial dan port paralel ke dalam motherboard.
Di awal tahun 200-an, pengintegrasian diperluas. Pembuatan motherboard terus berkembang. Motherboard kini dilengkapi fitur sound dan VGA yang langsung menempel di badannya. Fitur lainnya yang kini bisa didapat dari beberapa motherboard berupa konektivitas USB, FireWire, dan LAN.

MOTHERBOARD SAAT INI
MSI dikabarkan baru saja kembali meluncurkan salah satu model motherboard berchipset X299 unggulan terbarunya, yaitu X299M Gaming Pro Carbon AC, yang diklaim sebagai motherboard “Micro-ATX tercepat di dunia”.

Hadir dengan dukungan socket 2066, motherboard ini dapat mengandalkan kehebatan prosesor Intel Core X-series i7 dan i9 sebagai dapur pacu performa sistemnya. Keempat slot DIMM yang ada kompatibel dengan memori DDR4 quad-channel 4.200MHz (OC) berkapasitas 128GB, sedangkan dua slot “Steel Armor” PCI-E juga mendukung konfigurasi multi-GPU SLI atau CrossFire.
Tak hanya itu saja, motherboard ini juga dilengkapi oleh fitur pendukung lainnya, termasuk diantaranya dua slot Turbo M.2 dengan built-in heat shields, delapan header SATA III, dual Intel gaming LAN dan dukungan jaringan nirkabel, header PIN pompa air khusus, MSI OC Engine 2 external clock generator, dan tombol Clear CMOS and Flashback+ yang terdapat pada panel I/O bagian belakang.

PENGERTIAN MOTHERBOARD
Motherboard (atau biasa disebut mainboard, systemboard, logic board, baseboard atau mobo) merupakan tulang belakang pada sebuah komputer yang menyediakan sebuah konektivitas elektrik sehingga semua komponen dan perangkat eksternal pada motherboard tersebut dapat terhubung.
Di motherboard inilah semua komponen-komponen komputer terpasang, seperti CPU, slot RAM, slot PCI dan port USB. Selain itu motherboard juga memiliki kemampuan untuk mengontrol perangkat seperti hard drive, DVD drive, keyboard dan mouse. Intinya motherboard inilah yang membuat seluruh komponen dikomputer anda mampu untuk saling bekerja sama.

FUNGSI MOTHERBOARD
Motherboard memiliki berbagai macam fungsi. Selain dengan fungsi utamanya yaitu sebagai media yang menampung komponen pada komputer, motherboard juga berfungsi untuk mengatur kode basic input/output system (BIOS) pada chip read-only memory (ROM). Kode BIOS adalah sebuah firmware, yang mana firmware tersebut tidak akan hilang meski komputer dalam kondisi off dan juga tidak dapat diubah oleh proses sistem operasi yang normal atau software aplikasi.

JENIS-JENIS MOTHERBOARD
  • AT / AT Baby
Motherboard ini merupakan jenis motherboard klasik, yang sudah tidak digunkaan lagi saat ini. Motherboard ini dikembangkan oleh IBM untuk mendukung penggunaan processor Pentium 2 pada saat itu, tepatnya sebelum tahun 1990-an. motherboard AT ini memiliki banyak kekurangan, seperti mudah mngalami panas dan juga ukurannya yang cukup besar.
  • ATX
ATX merupakan kependekan dari Advance Technology Extended. Motherboard ATX saat ini merupakan salah satu jenis motherboard standar yang banyak digunakan pada komputer di dunia.
Jenis dari ATX:
- Standard ATX
Motherboard jenis Standard ATX ini memilki ukuran panjang 305 mm dan lebar 244 mm. Motherboard standard ATX memiliki AGP konektor dan juga PCI connector. Banyak digunakan pada laptop atau komputer.
- Micro ATX
Micro ATX ini memiliki bentuk micro, alias kecil apabila dibandingkan dengan form factor ATX Standard dan form factor ATX lainnya. Ukuran dari motherboard Micro ATX ini adalah sebesar 244 mm x 244 mm.
- Flex ATX
Flex ATX merupakan pengembangan dari Micro ATX. Flex ATX menawarkan fleksibilitas dalam merancang komputer, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Flex ATX memiliki 2 PCI connector.
- Mini ATX
Ukuran dari motherboard Mini ATX ini adalah 284 mm untuk panjangnya, dan 208 mm untuk lebarnya. Motherboard mini ATX saat ini banyak digunakan untuk keperluan PC ukuran kecil, dan juga keperluan netbook kecil.
  • BTX
BTX merupakan kependekan dari Balanced Technology Extended. Sesuai dengan namanya, motherboard jenis BTX ini menawarkan keseimbangan dalam penggunaan sebuah sistem komputer.
Keseimbangan dari penyusunan sistem komputer ini terlihat dari keunggulan BTX dalam hal mengatur suhu. BTX mampu untuk mengoptimalkan sirkulasi udara di dalam komputer, serta mampu untuk melakukan pengendalian panas.

Jenis BTX:
- BTX Standard
BTX standar merupakan jenis motherboard BTX yang memiliki ukuran dimensi standar, yaitu sebesar 325 mm untuk panjangnya, dan juga 267 mm untuk lebarnya. BTX standar, meskipun lebih besar, namun disebut – sebut memiliki kemampuan yang baik dalam menjaga sirkulasi panas di dalam sistem komputer, sehingga dapat meminimalisir terjadinya overheating.
- Micro BTX
Micro BTX senarnya memiliki fungsi dan juga keunggulan yang hampir sama dengan standard BTX. Namun demikian, perbedaannya terdapat pada ukurannya. Micro BTX memiliki ukuran sebesar 264 x 267 mm panjang dan lebarnya.
- Pico BTX
Pico BTX merupakan versi mini dari BTX. Memiliki ukuran yang jauh lebih kecil, Pico BTX hanya memilki lebar sebesar 203 mm, dengan panjang motherboard Pico BTS sebesar 264 mm.
  • ITX
Motherboard jenis ITX atau yang dikenal dengan kepanjangannya, Information Technology Extended ini memiliki ukuran yang jauh lebih kecil. Motherboard ITX didukung oleh via yang memiliki factor level kecil, yang sangat pas dan juga cocok untuk dibuat sebagai motherboard pada mini PC, atau juga PC tablet dengan ukuran kecil.
Jenis ITX:
- Mini ITX
Motherboard jenis mini ITX ini berbentuk persegi, dengan panjang masing – masing sisinya adalah 170 mm. Sangat pas untuk kebutuhan tablet PC dan juga mini PC.
- Nano ITX
Nano ITX merupakan jenis motherboard ITX yang terkecil. Ukurannya berbentuk persegi, sama seperti mini ITX, dengan ukuran yang lebih kecil, berbeda 50 mm dari mini ITX, yaitu sebesar 120 mm x 120 mm.

KOMPONEN MOTHERBOARD
1. Soket Processor
Tempat / dudukan untuk menyimpan processor, penting untuk diperhatikan dalam pemasangan processor harus hati-hati agar pin tidak ada yang bengkok apalagi sampai patah (terdapat ratusan pin dalam satu processor), setelah dirasa sudah masuk / pas tarik tuas kecil di sebelahnya memiliki fungsi sebagai pengunci.
Tips memasang processor : lihat pada setiap ujung prosesor biasanya terdapat satu tanda seperti tanda panah, cocokan tanda tersebut dengan tanda yang ada di motherboard.

2. 4 / 8 pin power Processor
Bagian motherboard ni berfungsi menyalurkan daya pada prosesor, penggunaan 4 / 8 pin tergantung dari jenis motherboardnya sendiri dan daya yang dibutuhkan prosesor (TDP). 4 pin = 95 watt dan 8 pin = 125 watt.

3. CPU Fan Connection ( kipas headsing processor )
Port satu ini berperan menghidupkan kipas pendingin processor (hsf).

4. Slot RAM
Bagian motherboard untuk meletakan RAM. Terdapat beberapa jenis slot RAM diantaranya SD RAM, DDR, DDR2 , slot DDR3 dan kapasitasnya pun berbeda-beda ada 8gb, 16gb, 32gb tergantung dari mobo itu sendiri.

5. Antarmuka IDE Primer dan Sekunder
Disebut juga sebagai konektor IDE atau konektor PATA. IDE adalah kependekan dari Integrated Device Electronics, yang mendukung perangkat IDE, seperti Hard disk dan CD / DVD drive. Perlu diketahui ini adalah model jadul dengan ciri-ciri kabel data nya  berbentuk lebar serta tipis.

6. 24 Pin Power connector
Berfungsi sebagi port untuk menyalurkan listrik dari power supply ke seluruh bagian motherboard.

7. Konektor SATA
Disebut sebagai konektor Serial ATA. SATA kependekan dari Serial Advanced Technology Attachment. Fungsinya sama dengan konektor IDE yaitu sebagai port data dari hardisk dan dvd drive. Ini merupakan model konektor terbaru dengan ciri-ciri kabel datanya lebih kecil serta ramping.
8. Sistem Panel Connector
Pada bagian Connector – connector ini akan disambungkan pada tombol-tombol pada casing seperti tombol power, restart, lampu power serta lampu hardisk.

9. Serial Port connection
Tampat atau dudukan pin untuk port usb pada casing ( kabel port usb yang berada satu paket didalam casing  ).

10. Slot PCI Express
Biasanya digunakan sebagai penambah port usb atau komponen tambahan lainnya.  

11. Slot PCI
Slot ini merupakan slot tambahan atau external pada komputer. Bila komputer anda ingin di upgrade atau ditambahkan fungsi – fungsinya, anda tinggal menambahkan peralatan – peralatan yg anda butuhkan diexpansion card ini. Seperti: LAN card, Sound card, Tv turner, Video receiver, Joystick dll. 

12. Slot VGA(AGP)
Slot AGP (Accelerated Graphics Port) digunakan untuk meletakan atau memasang VGA Card / kartu grafis yang ditujukan untuk game 3D atau membuat desain. Letaknya selalu di samping slot PCI. Bagian motherboard ini yang harus diperhatikan apabila anda seorang gamers / desainer. 

13. Baterai CMOS
Berfungsi menyimpan pengaturan data & waktu. Ketika komputer dimatikan, maka komputer berhenti menyediakan pasokan daya listrik ke motherboard.Ketika komputer dihidupkan kembali, sistem ini masih berada di waktu yang tepat. Sirkuit elektronik, disebut CMOS (komplementer MetalOxyde Semiconductor kadang-kadang disebut BIOS CMOS), menyimpan beberapa sistem informasi, seperti waktu, sistem tanggal, dan beberapa sistem pengaturan penting. itu sebabnya tanggal pada komputer selalu tepat (sesuai dengan settingan), walaupun komputer dimatikan. Agar dapat menyimpanan tanggal & waktu serta informasi perangkat keras yang terpasang, maka motherboard memerlukan battre CMOS diletakan di bagian motherboard, battre ini sama dengan battre jam berukuran besar.

Komentar

Visitor